membuat virus

Sesuai dengan namanya program ini dapat menciptakan worm dalam bahasa Visual Basic yang akan mempunyai aksi-aksi tertentu sesuai dengan pengaturan yang diberikan. (Bener-bener sesuai dengan pengaturan yang kita kasih lho….), so buat para newbie yang pengen jadi #VM (Virus Maker bo…!) bisa pake ni program buat belajar. Tapi Cuma buat belajar lho, bukan buat mainan atawa yang laen apalagi buat ngerusak komputer orang laen, sesuai dengan tujuan dibuatnya tool ini, Cuma buat pendidikan dan ilmu pengetahuan, (Itu kata pembuatnya….).Oh ya Program ini bisa didownload gratis di: http://www.spyrozone.net di menu Vir&Worm + Removal. Atau e-mail aj ke sang empunya di: rzwan182@gmail.com.

Oke dech langsung aj kali ye… bis cape ngomong terus dari tadi ga mulai-mulai neh…J Tapi sebelum kita memulai membuat ‘Black Project’ dengan tool ini kita membutuhkan beberapa persyaratan dan tools, yang semuanya bisa didownload di dapur kalian masing-masing:
Sebuah gelas yang berisi air panas lengkap dengan sendoknya.
Satu sachet cappuccino rasa apa saja yang belum kadaluwarsa, klo ini bisa didownload di warung terdekat… J)
Cemilan, kalo bisa yang enak dan ga mengandung lemak.
Hati, Pikiran dan niat yang tulus dan ikhlas untuk menanggung segala macam akibat dan resiko yang terjadi apabila kesalahan atau ketidaksengajaan yang menyebabkan worm yang dibuat menjadi raja dikomputer sendiri (sejenis senjata makan tuan gtu…. J)

Sekarang benar-benar mulai deh, setelah didownload, pertama install dulu program VB+Vimaker32-nya tapi sebelumnya backup dulu data2 penting untuk mencegah sesuatu yang tidak diinginkan, truz jalanin file .exe nya, lalu pilih File->Project Baru (Full Load) atau tekan Ctrl+M di keyboard. Hasilnya seperti gambar dibawah ini.

Tampilan VB+Vimaker32 RC 03 :
seminarjs_clip_image002.jpg

Masukan semua keterangan tentang virus yang akan dibuat beserta pengaturan-pengaturan lainnya, seperti pengaturan Informasi Virus, Registry, Message dan dll. Masukan semuanya sesuai dengan keinginan, untuk lebih lengkapnya buka aja dokumentasinya yang disertakan. Semua informasi pengaturan settings dll ada disitu. Yang menarik dari program ini adalah karna banyak pengaturan dan kustomasi yang bisa diatur sendiri sesuai dengan kebutuhan, tidak seperti program worm generator lainnya yang cuma tinggal masukin nama pembuat dan pesan yang akan ditampilkan, terasa kurang bebas dan leluasa gtu… J,

Untuk pengaturan tentang registry yang akan diubah bisa diambil di menu Tools-> Registry Action Selector, terdapat 50 Registry Entry yang bisa dipilih, tinggal pilih truz double klik di setingan registry-nya. Truz klik Insert, Cut dan paste di section [REGISTRY]. Selain itu worm yang dibuat dengan tools ini juga bisa membaca caption window yang aktif sehingga jika caption tersebut ada dalam daftar terlarang maka akan otomatis dilumpuhkan. Untuk memilih daftar window caption yang akan dilumpuhkan gunakan Window Caption Selector di menu Tools. Disitu ada 176 daftar caption yang bisa dipilih. Tuh kan ga beda jauh dengan worm lokal sejenisnya. Pokokenya top bgt nih program! He..he… J

Berikut tampilan Registry Action Selector :
seminarjs_clip_image004.jpg

Window Caption Selector
seminarjs_clip_image006.jpg

Jangan lupa icon virusnya juga bisa diubah, untuk mengganti icon default tinggal ubah di subsection : EXEIcon = \Icons Source\Folder\Folder001.ico
Terdapat banyak pilihan icon yang disediakan didalam folder Icons Source, so tinggal pilih aja…
Terakhir dan merupakan saat yang ditunggu-tunggu adalah melakukan pemeriksaan kode yang telah diketik sebelum dicompile menjadi virus. Klik menu Project->Analisa Project atau tekan F8 untuk menganalisa kode, setelah analisa selesai dan tidak ada kesalahan penulisan kode yang dideteksi maka ‘Black Project’ yang kita buat bisa langsung dicompile. Tekan F9 untuk mengcompile project dan sebuah pesan peringatan akan muncul dan menanyakan apakah proses compile akan dilajutkan, baca dulu semua konsekuensinya truz klo setuju klik yes, maka virus yang kita buat akan langsung dicompile menjadi file executable (.exe)

File virus hasil compile :

seminarjs_clip_image010.jpg

File hasil compile memang cukup besar karena tidak otomatis dikompres secara internal, tapi kita masih bisa mengompres dengan program kompresor lain seperti UPX atau tElock. Akhir kata selamat ber-Virus Maker J Semoga artikel ini bermanfaat dan sungguh tak ada niat dari penulis sedikitpun untuk memotivasi agar membuat virus dengan tool ini, tujuan penulis tidak lain hanya berbagi informasi dan pengetahuan dan penulis tidak bertanggung jawab atas segala resiko apapun yang terjadi akibat dari penyalahgunaan artikel ini. Dan penulis ucapkan terima kasih kepada jasakom yang telah bersedia mempublish artikel ini.

Cara Membobol / Membuka password file rar dan zip di Windows

Cara Membobol / Membuka password file rar dan zip di Windows

Setelah menulis postingan Cara Membobol / Membuka password file rar dan zip di linux.
kali ini postingan cara membuka password rar atau zip di windows.
yang memakai linux bisa dilihat disini…

sebut saja RAR password remover sistem kerjanya sama halnya dengan RarCrack yang digunakan di linux.
tetapi ada salah satu kekurang menurut saya dengan menggunakan software gratisan ini.
kekurangannya adalah “semakin banyak digit passwordnya, semakin lama mendapatkan passwordnya”.

Cara menggunakan sangat mudah :
>> install dahulu, lalu klik Open file RAR, kemudian klik tombol Start.

di Rar password remover ada Teknik yang disediakan : ada
Brute-force attack, Boost-Up attack dan memakai dictionary.

Teknik Brute-force attack yang paling mudah menurut saya hanya perlu setting panjang digit minimal dan maximal password, kemudian karakter apa saja yang perlu di search / dicari kalo kurang yakin contreng saja pilihan All printable symbols.

Kolom Start from harus diperhatikan, jangan sampai karakter password yang semestinya di search/cari gak jadi karena sudah terlanjur diset.
silahkan anda coba software ini,
download di :

http://rapidshare.com/files/196198799/WinRar.PW.Remover-hs.rar

selamat mencoba,
semoga berhasil . . . .

MAKALAH FILSAFAT PENDIDIKAN PROGRESSIVISME

BAB I
PENDAHULUAN

Filsafat adalah pandangan hidup seseorang atau sekelompok orang yang merupakan konsep dasar mcngenai kehidupan yang dicita-citakan. Filsafat juga diartikan sebagai suatu sikap seseorang yang sadar dan dewasa dalam memikirkan segala sesuatu secara mendalam dan ingin melihat dari segi yang luas dan menyeluruh dengan segala hubungan.
Pendidikan adalah upaya mengembangkan potensi-potensi manusiawi peserta didik baik potensi fisik potensi cipta, rasa, maupun karsanya, agar potensi itu menjadi nyata dan dapat berfungsi dalam perjalanan hidupnya. Dasar pendidikan adalah cita-cita kemanusiaan universal. Pendidikan bertujuan menyiapkan pribadi dalam keseimbangan, kesatuan. organis, harmonis, dinamis. guna mencapai tujuan hidup kemanusiaan. Filsafat pendidikan adalah filsafat yang digunakan dalam studi mengenai masalah-masalah pendidikan.
Beberapa aliran filsafat pendidikan;
1. Filsafat pendidikan progresivisme. yang didukung oleh filsafat pragmatisme.
2. Filsafat pendidikan esensialisme. yang didukung oleh idealisme dan realisme; dan
3. Filsafat pendidikan perenialisme yang didukung oleh idealisme.
Dari beberapa aliran filsafat pendidikan, yang akan Penulis uraikan di sini adalah filsafat pendidikan progressivisme. Dalam pandangannya progresivisme berpendapat tidak ada teori realita yang umum. Pengalaman menurut progresivisme bersifat dinamis dan temporal, menyela. tidak pernah sampai pada yang paling ekstrem, serta pluralistis. Menurut progresivisme, nilai berkembang terus karena adanya pengalaman-pengalaman baru antara individu dengan nilai yang telah disimpan dalam kebudayaan. Belajar berfungsi untuk mempertinggi taraf kehidupan sosial yang sangat kompleks. Kurikulum yang baik adalah kurikulum yang eksperimental, yaitu kurikulum yang setiap waktu dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

BAB II
FILSAFAT PENDIDIKAN PROGRESSIVISME

A. Aliran Progresivisme
Progressivisme merupakan salah satu aliran filsafat pendidikan yang berkembang dengan pesat pada permulaan abad ke XX dan sangat berpengaruh dalam pembaharuan pendidikan yang didorong oleh aliran naturalisme dan experimentalisme, instrumentalisme, evironmentalisme dan pragmatisme sehingga penyebutan nama progressivisme sering disebut salah satu dari nama-nama aliran tadi.
Progressivisme dalam pandangannya selalu berhubungan dengan pengertian “the liberal road to cultural” yakni liberal dimaksudkan sebagai fleksibel (lentur dan tidak kaku), toleran dan bersikap terbuka, serta ingin mengetahui dan menyelidiki demi pengembangan pengalaman. Progressivisme disebut sebagai naturalisme yang mempunyai pandangan bahwa kenyataan yang sebenarnya adalah alam semesta ini (bukan kenyataan spiritual dari supernatural). Oleh sebab itu akan dikaji lebih jauh bagaimana dasar konsep progressivisme yang terus berkembang, yang mana hasil tersebut akan menjadi bahan acuan pembaharuan-pembaharuan pendidikan dalam setiap bidangnya.
Progresivisme bukan merupakan suatu bangunan filsafat atau aliran filsafat yang berdiri sendiri, melainkan merupakan suatu gerakan dan perkumpulan yang didirikan pada tahun 1918. Selama dua puluh tahunan merupakan suatu gerakan yang kuat di Amerika Serikat. Banyak guru yang ragu-ragu terhadap gerakan ini, karena guru telah mempelajari dan memahami filsafat Dewey, sebagai reaksi terhadap filsafat lainnya. Kaum progresif sendiri mengkritik filsafat Dewey. Perubahan masyarakat yang dilontarkan oleh Dewey adalah perubahan secara evolusi, sedangkan kaum progresif mengharapkan perubahan yang sangat cepat, agar lebih cepat mencapai tujuan.
Pada reaksinya menentang terhadap formalime dan sekolah tradisional yang membosankan, yang menekankan disiplin keras, belajar pasif, dan banyak hal-hal kecil yang tidak bermanfaat dalam pendidikan. Lebih jauh gerakan ini dikenal karena dengan imbauannya kepada guru-guru : “Kami mengharapkan perubahan, serta kemajuan yang lebih cepat setelah perang dunia pertama”. Banyak guru yang mendukungnya, sebab gerakan pendidikan progresivisme merupakan semacam kendaraan mutakhir, untuk digelarkan.
Dengan melandanya “adjusment” pada tahun tiga puluhan, progresivisme melancarkan gebrakannya dengan ide-ide perubahan sosial. Perubahan yang lebih diutamakan adalah perkembangan individual, yang mencakup berupa cita-cita, seperti “cooperation”, “sharing”, dan “adjusment”, yaitu kerja sama dalam semua aspek kehidupan, turut ambil bagian (memberikan andil) dalam semua kegiatan, dan memiliki daya fleksibilitas untuk menyesuaikan dengan perubahan-perubahan yang terjadi. Pada tahun 1944 gerakan ini dibubarkan dan memilih ganti nama menjadi “American Educational Fellowship”. Gerakan progresif mengalami kemunduran setelah Rusia berhasil meluncurkan satelit pertamanya, yaitu “Sputnik”. Selanjumya cara kerja dan perkumpulan ini lebih menunjukkan karya-karya individual, seperti George Axtelle, William O. Stanley, Ernest Bayley, Lawrence B. Thomas, dan Frederick C. Neff.

B. Tokoh-tokoh Progresivisme
1. William James (11 Januari 1842 – 26 Agustus 1910)
James berkeyakinan bahwa otak atau pikiran, seperti juga aspek dari eksistensi organik, harus mempunyai fungsi biologis dan nilai kelanjutan hidup. Dan dia menegaskan agar fungsi otak atau pikiran itu dipelajari sebagai bagian dari mata pelajaran pokok dari ilmu pengetahuan alam. Jadi James menolong untuk membebaskan ilmu jiwa dari prakonsepsi teologis, dan menempatkannya di atas dasar ilmu perilaku.
2. John Dewey (1859 – 1952)
John Dewey dalam mengemukakan teorinya berangkat dari filsafat pragmatisme yang diukur dengan setandar rasional. Teori Dewey tentang sekolah adalah “Progressivism” yang lebih menekankan pada anak didik dan minatnya daripada mata pelajarannya sendiri. Maka muncullah “Child Centered Curiculum”, dan “Child Centered School”. Progresivisme mempersiapkan anak masa kini dibanding masa depan yang belum jelas
3. Hans Vaihinger (1852 – 1933)
Hans VaihingerMenurutnya tahu itu hanya mempunyai arti praktis. Persesuaian dengan obyeknya tidak mungkin dibuktikan; satu-satunya ukuran bagi berpikir ialah gunanya (dalam bahasa Yunani Pragma) untuk mempengaruhi kejadian-kejadian di dunia. Segala pengertian itu sebenarnya buatan semata-mata. Jika pengertian itu berguna. untuk menguasai dunia, bolehlah dianggap benar, asal orang tahu saja bahwa kebenaran ini tidak lain kecuali kekeliruan yang berguna saja.

C. Pandangan Progesivisme dan Penerapannya di Bidang Pendidikan
Anak didik diberikan kebebasan baik secara fisik maupun cara berpikir, guna mengembangkan bakat dan kemampuan yang terpendam dalam dirinya, tanpa terhambat oleh rintangan yang dibuat oleh orang lain, Oleh karena itu filsafat progressivisme tidak menyetujui pendidikan yang otoriter. Sebab, pendidikan otoriter akan mematikan tunas-tunas para pelajar untuk hidup sebagai pribadi-pribadi yang gembira menghadapi pelajaran. Dan sekaligus mematikan daya kreasi baik secara fisik maupun psikis anak didik.
Filsafat progresivisme menghendaki jenis kurikulum yang bersifat luwes (fleksibel) dan terbuka. Jadi kurikulum itu bisa diubah dan dibentuk sesuai dengan zamannya. Sifat kurikulumnya adalah kurikulum yang dapat direvisi dan jenisnya yang memadai, yaitu yang bersifat eksperimental atau tipe Core Curriculum. Kurikulum dipusatkan pada pengalaman atau kurikulum eksperimental didasarkan atas manusia dalam hidupnya selalu berinteraksi di dalam lingkungan yang komplek.
Progresivisme tidak menghendaki adanya mata pelajaran yang diberikan terpisah, melainkan harus ter-integrasi dalam unit. Dengan demikian core curriculum mengandung ciri-ciri integrated curriculum, metode yang diutamakan yaitu problem solving. Dengan adanya mata pelajaran yang terintegrasi dalam unit, diharapkan anak dapat berkembang secara fisik maupun psikis dan dapat menjangkau aspek kognitif, afektif, maupun psikomotor.

D. Relevansi Antara Pendidikan Progressivisme Dengan Pendidikan Islam
Pada hubungannya pendidikan progressivisme dengan pendidikan Islam terdapat persamaan dan perbedaan.
1. Persamaan
Boleh dikatakan bahwa nilai-nilai pendidikan progressivisme banyak terdapat kesamaan dengan pendidikan Islam. Diantaranya adalah konsep pendidikan progressivisme sangat menghargai kedudukan manusia, dan dalam Islam pun manusia sangat dihargai. Penghargaan akan digunakannya kemampuan akal dalam pendidikan juga merupakan ciri yang sama. Begitu juga penghargaan akan kebebasan manusia dalam mengembangkan segala potensi kemanusiaannya juga merupakan satu kesamaan dengan pendidikan Islam.
Selain itu, perubahan dan kemajuan peserta didik, sebagai salah satu target utama yang ingin dicapai oleh pendidikan progressivisme demi terciptanya manusia yang unggul, juga merupakan satu bentuk kesamaan dengan apa yang menjadi salah satu target yang ingin diwujudkan dalam pendidikan Islam.
Persamaan anatara progressivisme dan pendidikan Islam pada pandangan anak didik dalam interaksi pendidikan. Bahwa anak didik merupakan mahluk unik yang harus dikembangkan, anak didik merupkan objek sekaligus subjek aktif dalam pendidikan, serta mengenai perbedaan individual anak didik baik; biologis, inteligensi maupun psikologis. Dan persamaan selanjutnya mengenai pembawaan anak didik, dimana antara satu dengan yang lain tidak sama dalam hal perkembangan.
2. Perbedaan
Sedangkan perbedaan yang sangat mendasar antar pendidikan progressivisme dengan pendidikan Islam meliputi landasan filosofis yang dibangun baik itu mengenai ontologi, epistemologi maupun aksiologi, serta mengenai nilai yang dibangun dan tujuan pendidikan.
Progressivisme yang didasari oleh filsafat pragmatis, pandangan ontologinya difokuskan pada pengalaman yang merupakan dinamika hidup dan memiliki ciri-ciri; dinamis, temporal, spatial dan pluralitas. Selain itu, pikiran dalam progressivisme dapat terlihat dalam aktifitas, tingkah laku dan berperan dalam pengalaman.
Pandangan epistemologi progressivisme didasarkan pada pengetahuan, bahwa pengetahuan bersifat pasif, sehingga perlu diujicoba. Alat untuk mengetahui teori pengetahuan meliputi; induktif, deduktif, rasional dan empirik. Sedangkan dalam penarikan pengetahuan progressivisme menggunakan metode induktif. Pandangan epistemologi selanjutnya mengenai kebenaran, bahwa kebenaran mempunyai peran penting untuk membuktikkan apakah teori itu benar atau salah. Kebenaran dalam progrsssivisme bersifat spekulatif tergantung pada ruang dan waktu.
Pandangan aksiologi progressivisme, bahwa nilai tidak dapat dipisahkan dari pengetahuan dan realita. Nilai dalam progressivisme disandarkan pada filsafat pragmatis, sehingga nilai merupakan moralitas relatif.
Pendidikan Islam didasarkan pada filsafat pendidikan Islam yang bersumber dari al-Qur’an dan Hadits. Pandangan ontologi pendidikan Islam difokuskan pada hakekat manusia, alam raya dan Tuhan. Mengenai pengalaman dalam pendidikan Islam didasarkan pada fitrah yang dibawa anak sejak lahir, berfungsi untuk membekali pengalaman keagamaan anak didik, yaitu mengingatkan perjanjian primordial manusia dengan Tuhannya.
Pandangan epistemologi pendidikan Islam mengenai pengetahuan difokuskan pada ilmu itu sendiri, bahwa ilmu harus diintegrasikan, sehingga akan menghasilkan manusia yang sempurna. Mengenai kebenaran, ada kebenaran yang bersifat mutlak, yakni kebenaran datanganya dari Allah swt dengan wahyu-Nya al-Qur’an dan didukung hadits sebagai sumber kebenaran.
Aksiologi pendidikan Islam, bahwa nilai mempunyai dua unsur, yakni nilai illahi dan nilai insani. Dari pembahasan mengenai landasan filosofis, dapat diketahui tujuan pendidikan progessivisme dan pendidikan Islam. Tujuan pendidikan progressivisme hanya didasarkan pada pemberian ketrampilan atau hanya pada materi/dunia semata. Tujuan pendidikan Islam, yaitu untuk mencapai kesempurnaan akhlak dan merentangkan dua dimensi, yakni untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat.
Perbedaan konsepsi anak didik menurut progressivisme dan pendidikan Islam, yakni tentang pengalaman dan lingkungan anak didik. Progressivisme memandang pengalaman dan lingkungan anak didik hanya didasarkan pada keadaan sosial anak didik. Sedangkan dalam pendidikan Islam pengalaman dan lingkungan anak didik, tidak hanya didasarkan pada keadaan sosial anak didik, tapi keadaan keagamaan anak didik.
Dengan demikian pendidikan progressivisme maupun pendidikan Islam terdapat satu pola hubungan yang saling melengkapi, sehingga dari sana dapat ditarik satu hubungan bahwa kemajuan pendidikan Islam akan dapat terwujud manakala ditunjang dengan nilai-nilai progressivisme dan liberal, begitu pula kedua konsep pendidikan tersebut akan terasa hambar manakala tidak bernafaskan nilai-nilai ke-Islaman.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan :
1. Filsafat pendidikan adalah filsafat yang digunakan dalam studi mengenai masalah-masalah pendidikan yang mendasar pada cita-cita kemanusiaan universal.
2. Progressivisme disebut sebagai naturalisme yang mempunyai pandangan bahwa kenyataan yang sebenarnya adalah alam semesta ini (bukan kenyataan spiritual dari supernatural)
3. Filsafat pendidikan progressivisme didukung oleh aliran naturalisme dan experimentalisme, instrumentalisme, evironmentalisme dan pragmatisme.
4. Tokoh-tokoh progresivisme seperti william james, john dewey dan hans vaihinger.
5. Pada pandangan, progressivisme menghendaki kebebasan anak didik baik secara fisik maupun cara berpikir, guna mengembangkan bakat dan kemampuan yang terpendam dalam dirinya,
6. Menurut progressivisme, nilai berkembang terus karena adanya pengalaman-pengalaman baru antara individu dengan nilai yang telah disimpan dalam kebudayaan. Oleh karena itu hendaknya jenis kurikulum bersifat luwes (fleksibel) dan terbuka, sahingga setiap waktu dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan zamannya.

7. Pendidikan Progressivisme dan pendidikan Islam, keduanya menghargai kedudukan, kebebasan, dan kemampuan manusia. Selain itu juga menghargai bakat yang harus dikembangkan
8. perbedaan yang mendasar antar pendidikan progressivisme dengan pendidikan Islam meliputi landasan filosofis yang dibangun baik itu mengenai ontologi, epistemologi maupun aksiologi, serta mengenai nilai yang dibangun dan tujuan pendidikan.
9. Sekalipun terdapat persaman dan perbedaan antara pendidikan progressivisme dengan pendidikan Islam, namun pada keduanya terdapat satu pola hubungan yang saling melengkapi.

B. Saran
1. Sekedar saran dari penulis, agar para pembaca sekalian tidak memiliki sifat fanatic yang berlebihan, hendaknya dalam memilih berbagai konsep yang di tawarkan dalam dunia filsafat kita harus bisa mencerna dan membuat semacam konsep baru yang kemudian tidak hanya berpaku terhadap satu konsep filsafat, karena berbagai konsep yang di tawarkan oleh para filsuf semuanya adalah hasil pemikiran yang sudah dibuktikan kebenarannya melalui berbagai eksperimen dan uji coba.

Ilmu Pendidikan

A. Pengertian dan Definisi Pendidikan
Pengertian
– Ki Hajar Dewantara. Pendidikan merupakan tuntunan di dalam hidup tumbuhnya anak-anak.
– Menurut undang-undang no 2 th 1989. Pendidikan merupakan usaha sadar untuk menyiapkan pesdik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran dan latihan bagi peranannya di masa yang akan datang.
– Menurut UU no 20 th 2003. pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar pesdik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memili kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara
Ilmu pendidikan adalah ilmu yg mempelajari serta memproses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan; proses, cara, pembuatan mendidik
“questioning skills” dan kemampuan menganalisakan kreativitas dan “individual thinking”.

1. pendidikan merupakan suatu proses terhadap anak didik berlansung terus menerus sampai anak didik mencapai pribadi dewasa sosila.
2. pendidikan merupakan perbuatan manusiawi.
3. pendidikan merupakan hubungan antar pribadi pendidik dan anak didik.
4. Pendidikan diartikan sebagai usaha sadar untuk mempengaruhi perkembangan anak seperti mengarahkan, mempengaruhi, menyiapkan, menghasilkan, dan menjadikan anak kearah tertentu.
Definisi :
– Meningkatkan pengetahuan, pengertian, kesadaran, dan toleransi
– Meningkatkan “questioning skills” dan kemampuan menganalisakan sesuatu – termasuk pendidikannya!
– Meningkatkan kedewasaan individu
B. Unsur-Unsur Dalam Pendidikan
1. Usaha (kegiatan), usaha itu bersifat bimbingan (pimpinan atau pertolongan) dan dilakukan secara sadar;
2. Ada pendidik, pembimbing;atau penolong;
3. Ada yang didik
4. Bimbingan itu mempunyai dasar dan tujuan;
5. Dalam usaha itu tentu ada alat-alat yang dipergunakan
C. Faktor-faktor Pendidikan
1. faktor tujuan; “ mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan YME dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan , kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.
Fungsi Tujuan bagi Pendidikan;
 Sebagai arah pendidikan
 Tujuan sebagai titik akhir
 Tujuan sebagai titik pangkal mencapai tujujan lain
 Memberi nilai pada usaha yang dilakukan
Macam-macam Tujuan Pendidikan
 Tujuan umum, yang menjiwai pekerjaan mendidik dalam segala waktu dan keadaan, dirumuskan dengan memperhatikan hakikat kemannusian yang univesal.
 Tujuan khusus, diantaranya: terhadap perbedaan individu anak didik, perbedaan lingkungan keluarga dan masyarakat, perbedaan yang berhubungan dengan tugas lembaga pendidikan, perbedaan yang berhubungan dengan pandangan atau falsafah hidup suatu bangsa.
 Tujuan tak lengkap, yang merupakan tujujan yan g hanya mencangkup satu aspek tujuan saja
 Tujuan sementara, tujjuan pertingkat sesuai denga jenjang pendidikan
 Tujuan insidentil, tujuan yang bersifat sesaat karena adanya situasi yang terjadi secara kebetuilan, kendatipun demikian tujuan ini tak terlepas dari tujuan umum.
 Tujuan intermedier; tujuan perantara
Kemudian, dalam hubungannya dengan hierarki tujuan pendidikan, dibedakan macam-macam tujuan yaitu; nasional, institusional, kurikuler dan instruksional.
2. faktor Pendidik
Pendidik ialah orang yang memikul pertanggungjawaban untuk mendidik. Dwi Nugroho Hidayanto menginventarisasi bahwa pengertian pendidik ini meliputi: a, orang dewasa, b, orang tua, c, guru, d, pemimpin masyarakat, e, pemimpin agama.
3. faktor Anak Didik
Anak didik ialah setiap orang yang menerima pengaruh dari seseorang atau sekelompok orang yang menjalankan kegiatan pendidikan.
Karakteristiknya adalah: belum memiliki pribadi dewasa, masih menyempurnakan aspek kedewasaannya, memiliki sifat-sifat dasar yang sedang ia kembangkan secara terpadu.
4. faktor Alat Pendidikan
 Alat pendidikan adalah suatu tindakan atau situasi yang sengaja diadakan untuk tercapainya pendidikan tertentu.
 Macam-macam alat pendidikan dari segi wujud: perbuatan pendidik dan benda-benda. Dari tiga sudut pandang: pengaruh terhadap tinngkah laku anak didik, akibat tindakan terhadap perasaan anak didik dan bersifat melindungi anak didik.h. 26
 Dasar-dasar Pertimbangan penggunaan alat adalah tujuan yang ingin dicapai, orang yang menggunakan alat, untuk siapa alat itu digunakan, efektifitas penggunaan alat tersebut dengan tidak melahirkan efek tambahan yang merugikan. H.28
 Penggunaan alat pendidikan ( seperti ),tampak dalam bentuk tindakan: teladan, anjuran, suruhan dan perintah, larangan, pujian dan hadiah, teguran, peringatan dan ancaman, hukuman didasari tiga prinsip kenapa diadakan; karena adanya pelanggaran, adanya kesalahan yang diperbuat, dengan tujuan agar tidak ( terulang ) terjadi pelanggaran.
5 faktor Lingkungan, menurut Sartain (ahli Psikologi Amerika), lingkungan (environment) meliputi kondisi dan alam dunia yang dengan cara-cara tertentu mempengaruhi tingkah laku kita, pertumbuhan, perkembangan atau llife processes. Pada dasarnya mencakup tempat, kebudayaan dan kelompok hidup bersama (sosial )
D. Aspek-aspek pendidikan
1. Pendidikan Informal
“Proses belajar yang relatif tak disadari yang kemudian menjadi kecapakan dan sikap hidup sehari-hari”.
Pendidikan informal adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan yang berbentuk kegiatan belajar secara mandiri
Contoh: pendidikan di rumah, tempat ibadah, lapangan permainan, perpustakaan, radio, televisi, dsb.
2. Pendidikan Formal
“Pendidikan yang dilaksanakan dengan sengaja dengan tujuan dan bahan ajar yang dirumuskan secara jelas dan diklasifikasikan secara tegas”. Pendidikan formal adalah jalur pendidikan yang terstruktur dan berjenjang.
Contoh: jenjang pendidikan sekolah (TK, SD, SMP, SMA, PT)

3. Pendidikan Non Formal
“Pendidikan yang dilaksanakan dengan sengaja tetapi tidak memenuhi syarat untuk termasuk dalam jenjang pendidikan formal”. Berfungsi sebagai pengganti, penambah, dan/atau pelengkap pendidikan formal dalam rangka mendukung pendidikan sepanjang hayat. Contoh: pendidikan keterampilan dan pelatihan ( kursus menjahit, memasak, bahasa, musik ), pendidikan kesetaraan ( Paket A, Paket B dan Paket C ) dsb.
E. Aliran-aliran Pendidikan
a. Aliran Empirisme
Tokoh aliran Empirisme adalah John Lock mengemukakan bahwa lingkungan (sosial, alam, dan budaya) yang berpengaruh terhadap anak didik, bukan pembawaan / bakat. Teorinya dikenal dengan Tabulae rasae (meja lilin).
2. Aliran Nativisme
Tokoh aliran Nativisme adalah Schopenhauer mengungkapkan bahwa perkembangan individu ditentukan oleh faktor bawaan sejak lahir. Faktor lingkungan kurang berpengaruh.
3. Aliran Naturalisme
Tokoh aliran ini adalah J.J. Rousseau mengemukakan bahwa setiap anak yang lahir di dunia mempunyai pembawaan baik, namun pembawaan tersebut akan menjadi rusak karena pengaruh lingkungan, sehingga aliran Natural¬isme sering disebut Negativisme.
4. Aliran Konvergensi
Tokoh aliran Konvergensi adalah William Stem menyatakan bahwa anak lahir di dunia ini telah memiliki bakat baik dan buruk, sedangkan perkembangan anak selanjutnya akan dipengaruhi oleh lingkungan. Jadi,faktor pembawaan dan lingkungan sama-sama berperan penting
F. Pembawaan dan Lingkungan
1. Pembawaan ( bakat )
Pembawaan ialah seluruh kemungkinan yang terkandung dalam sel-benih yang akan berkembang mencapai perwujudannya. Pembawaan ialah semua kesanggupan-kesanggupan yang dapat diwujudkan. yaitu keseluruhan kemungkinan-kemungkinan yang ditentukan oleh keturunan. Pembawaan (yang dibawa anak sejak lahir) adalah potensi-potensi yang aktif dan pasif, yang akan terus berkembang. Struktur pembawaan anak-anak seperti potensi untuk belajar ilmu pasti, berkata-kata, intelijensi yang baik dan lain-lain.
Macam-macam pembawaan : pembawaan ras, pembawaan jenis dan pembawaan kelamin, pembawaan Perseorangan
Konstitusi tubuh : termasuk didalamnya : motorik, seperti sikap badan, sikap berjalan, air muka, gerakan bicara.
Cara bekerja alat-alat indra :
ada orang yang lebih menyukai beberapa jenis perangsang tertentu yang mirip dengan kesukaan yang dimilikioleh ayah atau ibunya.
Sifat-sifat ingatan dan kesanggupan belajar.
Tipe-tipe perhatian, intelijensi kosien (IQ) serta tipe-tipe intelijensi.
Cara-cara berlangsungnya emosi-emosi yang khas.
Tempo dan ritme perkembangan (ingat pelajaran psikologi perkembangan)
2. Lingkungan (environment)
Lingkungan (environment) ialah meliputi kondis yang mempengaruhi tingkah laku, pertumbuhan, perkembangan atau life process kita kecuali gen-gen.
Lingkungan terbagi atas 3 macam :
1) Lingkungan alam/luar (eksternal or physical environment)
2) Lingkungan dalam (internal environment), dan
3) Lingkungan sosial/masyarakat (social environment)
cara-cara individu berhubungan dengan lingkungannya dapat dibedakan menjadi 4 macam :
1) Individu bertentangan dengan lingkungannya,
2) Individu menggunakan lingkungannya,
3) Individu berpartisipasi dengan lingkungannya, dan
4) Individu menyesuaikan diri dengan lingkunganny
a) Mengubah diri sesuai dengan keadaan lingkungan (penyesuaian autoplastis)
b) Mengubah lingkungan sesuai dengan keadaan (keinginan) diri penyesuaian diri alloplastis.
G. Kewibawaan (Gezag)
1. Wibawa adalah gezag, yang terdapat pada seseorang yang telah dewasa, wibawa itu tidak di miliki oleh semua orang tetapi hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu. Wibawa atau gezag bisa saja ada pada seseorang mungkin melalui tutur katanya, perbuatannya tingkah laku dan ilmu pengetahuannya.
2. Orang tua adalah pendidik yang utama mereka adalah pendidikan asli, yang menerima tugas dari Tuhan Yang Maha Esa untuk mendidik anak-anaknya oleh karena itu orang tua harus mempunyai wibawa terhadap seluruh keluarganya.
3. Fungsi kewibawaan dalam pendidikan ialah membuat si anak mendapat nilai-nilai dan norma-norma hidup.
4. Indentifikasi pada diri pribadi pendidiknya, dengan demikian kemudian ternyata nilai-nilai dan norma-normanya, kelak dia lebih melepaskan diri dari di sipendidiknya dan lebih lagi mewujutkan dirinya kepada nilai-nilai dan norma itu
H. Demokrasi pendidikan
Demokrasi adl dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat, adanya pengakuan dan praktek persamaan hak dan kewajiban, kedudukan di dalam hukum dan pemerintahan. Pendidikan membentuk pondasinya: rakyat yang tahu hak dan kewajibannya dan membentuk rakyat yang kritis dan menghargai perbedaan prinsip, keberagaman (heterogenitas) nilai-nilai masyarakat dalam suatu negara
Prinsip demokrasi terdiri dari relativisme, legitimasi kontrak sosial, kesejajaran, dan kebebasan.
Impactyang sangat kuat dari penerapan demokrasi pendidikan yaitu berkembangnya keberagaman pola pikir masyarakat, kreativitas, dan daya inovasi yang tinggi.
Demokrasi dalam dunia pendidikan memiliki konsekuensi bagi terbentuknya desentralisasi kewenangan, di mana pengelolaan pendidikanakan banyak ditentukan oleh pelaksana langsung, baik pengelola, tenaga kependidikan, maupun masyarakat dalam menciptakan isi (materi) sistem pembelajaran, termasuk pengembangan kualitas peserta didik.
Demokrasi dalam sistem pendidikan nasional di Indonesia, sebagaimana di atur dalam UU nomor 2 tahun 1989 BAB III pasal (5) menyebutkan bahwa setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk emperoleh pendidikan.
Demokrasi pendidikan di Indonesia mempunyai dua tugas utama, yaitu sebagai pengembangan potensi nyata yang dimiliki oleh setiap daerah, dan pengembangan nilai-nilai hidup yang berlaku di dalam masyarakat suatu daerah
Desentralisasi pendidikan ternyata merupakan suatu proses yang kompleks, oleh karena:
1. akan menciptakan suatu sistem pendidikan dengan kebijakan-kebijakan yang konkret;
2. mengatur sumber daya serta pemanfaatannya;
3. melatih tenaga-tenaga (SDM) yang professional, baik tenaga guru maupun tenaga-tenaga manajer pada tingkat lapangan;
4. menyusun kurikulum yang sesuai, dan;
5. mengelola sistem pendidikan yang berdasarkan kepada kebudayaan setempat1).
Sasaran desentralisasi pendidikan adalah sebagai program peningkatan tanggung jawab yang lebih besar untuk pemerintah daerah dalam mencapai tujuan PUS (pendidikan untuk semua).
Masalah yang dihadapi dalam penerapan demokrasi dan pendidikan di Indonesia, sebagai berikut.
1.Rendahnya tingkat partisipasi masyarakat.
2.Rendahnya Inisiatif kebijakan yang demokratis.
3. Tantangan kehidupan Global.

Indra Djati Sidi (2000) mengemukakan empat isu kebijakan penyelenggaraan pendidikan nasional yang perlu direkonstruksi dalam rangka otonomi daerah, baik untuk tujuan peningkatan mutu pendidikan, efesiensi pengelolaan pendidikan, relevansi pendidikan, maupun pemerataan pelayanan pendidikan, sebagai berikut.
1. Upaya peningkatan mutu pendidikan di lakukan dengan menetapkan tujuan dan standar kompetensi pendidikan,
2. Peningkatan efesiensi pengelolaan pendidikan mengarah pada pengelolaan pendidikan berbasis sekolah
3. Peningkatan relevansi pendidikan mengarah pada pendidikan berbasis masyarakat
4. Pemerataan pelayanan pendidikan mengarah pada pendidikan yang berkeadilan.

Sejarah Peradaban Islam

JAJIRAH ARAB, TATA SOSIAL DAN BUDAYA PADA ZAMAN JAHILIYAH
Agama bangsa arab sebelum datangnya Islam (pra Islam) berupa Agama Humanisme (keunggulan sifat manusia)yang sangat beragam ada yang menyembah Allah, Matahari, Bulan, Bintang, bahkan Api dan Patung, dan ada juga yang beragama Nasrani dan Yahudi. Bagi mereka yang menyembah Allah SWT menjadikan berhala sebagai perantara. Sebagai mana dilukiskan dalam al Quran (QS. Az-Zumar[39]: 3) “Kami tidak menyembah mereka, melainkan (berharap) agar mereka mendekatkan kami kepada Allah sedekat-dekatnya”.
Peradaban bangsa Arab pra Islam sangat tinggi dan mengalami kemajuan pesat di berbagai bidang. Hal ini dapat dilihat dari kerajaan-kerajaan yang berdiri di Yaman seperti kerajaan Ma’in, kerajaan Qutban, kerajaan Saba’ dan kerajaan Himyar. Selain itu juga bisa terlihat dari adanya syair-syair Arab. Sedangkan yang dimaksud dengan Jahiliyah oleh Islam karena kebiasaan membunuh anak perempuan(karena takut lapar dan malu), berperang, dan kepercayaan mereka yang menyembah sesuatu yang mereka buat dan selain Allah.
Dalam hal politik dipimpin oleh suku Quraisy dengan sepuluh jabatan yang dibagikan kepada kabilah-kabilahnyayaitu Hijabah(juru kunci ka’bah), Siqoyah(Penjaga mata air Zam-zam), Diyat(kekuasaan hakim sipil dan kriminal), Sifarah(duta)Liwa(ketentraman), Rifadah(perpajakan), Nadwah(ketua dewan), Khaimah(pengurus balai musyawarah), Khajimah(administrasi keuangan), Azlam(penjaga panah ramalan).
Dari segi ekonomi ada beberapa faktor yang mendukung mekkah memegang peranan dalam perniagaan :
– Penduduk Yaman yang pandai berniaga berpindah ke Makkah setelah Yaman dijajah oleh bangsa Habsy;
– Keberadaan bangunan Ka’bah dan jamaah Haji yang yang setiap tahunnya selalu berdatangan dari segenap penjuru;
– Penduduk Arab yang suka merantau untuk berniaga sehingga mereka termasyhurlah dan mendapatkan kemajuan
PERKEMBANGAN ISLAM PERIODE MAKKAH
Sebelum masa kerasulan nabi Muhammad adalah anggota bani Hasyim yang memegang jabatan Siqiyah. Ayahnya Abdullah bin Abdul Muthalib dari suku Quraisy dan Ibunya Aminah binti Wahab dari bani Zuhrah. Para pengasuhnya Halimah Sa’diyah(4 th), ibu kandung(2 th), Abdul Muthalib (2 th), Abu Thalib. Pada usia 12 th rasulullah ikut pamannya berdagang ke syiria, dalam perjalanannya bertemu pendeta Kristen yang bernama Buhairayang meyakini muhammad sebagai Rasul akhir Zaman. Pada usia 25 th menikah dengan Khadijah saudagar kaya yang berusia 40 th. Pada usia 35 th kebijakan Rasulullah terlihat pada saat mengambil keputusan untuk meletakkan hajar aswad secara bersama-sama, dari situ beliau mendapat gelar al-Amin dan dipercaya menjadi hakim.
Pada tanggal 17 Ramadhan tahun 611 M beliau mendapat Wahyu pertama (QS. Al-Alaq [96]: 1-5) di gua Hira. Beliau juga di sebut Ummi yang berarti bukan dari golongan Yahudi dan Nasrani hal ini menurut al-Maqdisi, namun juga bisa dipahami sebagai yang tidak bisa baca tulis.
Pendidikan Islam. Pada saat itu Nabi mendidik umatnya secara bertahap, dari orang-orang terdekat seperti istri Nabi, Ali bin Abi Thalib(sepupu), Abu Bakar(sahabat), Zaid(anak angkat), Ummu Aiman(pengasuh) mereka yang pertama kali masuk Islam.
Faktor-faktor penentangan orang Quraisy di sebabkan oleh :
1. Tidak dapat membidakan antara kenabian dan kekuasaan;
2. Tidak mau mengakui kesamaan hak antara bangsawan dan hamba sahaya;
3. Tidak bisa menerima ajaran kebangkitan kembali dan pembelasan di akhirat;
4. Taklid/mengikut nenek moyang;
5. Pemahat dan pematung merasa dihalangi rezekinya.
Dua bidang pokok dalam pembinaan umat di Makkah yaitu Tauhid dan al-Qur’an. Pokok-pokok ajaran tauhid pada surat al-Fatihah : “Allah tuhan semesta alam yang memberi nikmat, petunjuk dan bimbingan agar mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat. Dialah raja yang memperhitungkan amal manusia. Dan hanya Dia yang patut disembah dan kepada-Nya temapat meminta pertolongan. Dia (Allah) yang membiumbing dan memberi petunjuk dalam kehidupan”. Mahmud Yunus menyatakan bahwa pembinaan Islam periode Makkah meliputi pendidikan agama tentang tauhid, akhliyah dan ilmiah(asal kejadian alam dan manusia), akhlak dan budi pekerti, serta pendidikan jasmani.
HIJRAH NABI, ISLAM DI MADINAH DAN PIAGAM MADINAH
Sebelum nabi hijrah ke yatsrib(madinah), nabi didatangi oleh suku Khazraj dan ‘Aus dari Yatsrib untuk masuk Islam dan meminta Nabi untuk hijrah ke Yatsrib, mereka berdakwah di Yasrib ditemani utusan nabi yang bernama Mus’ab ibn Umair. Pada peristiwa ini ada dua perjanjian yaitu Aqabah pertama Ikrar kesetiaan dan Aqabah kedua ikrar akan membela dan melindungi Nabi dari segala ancaman-ancaman.
Yang ditakutkan kaum Quraisy dengan hijrahnya Nabi sehingga diputuskan untuk dibunuh karena mereka tidak hanya khawatir bencana bagi agama dan soal ekonomi/ pintu-pintu rizeki mereka. Nabi ditemani Abu Bakar dalam perjalanannya ke Yatsrib, ketika sampai di Quba Nabi beristirahat di rumah Kalsum Ibn Hindun beberapa hari dan membangun mesjid pertama disana. Disitu pertamakali turun perintah untuk mendirikan shalat jum’at. Dan Nabi menyampaikan empat hal yang menjadi dasar Piagam Madinah yaitu : al-Adallah al-Insaniyah()prikemanusiaan, as-Syura(permusyawaratan), al-Wahdat al-Islamiyah(persatuan Islam) dan al-Ukhuwah al-Islamiyah(persaudaraan Islam).
Pendidikan Islam periode Madinah adalah :
1. Pembentukan dan pembinaan masyarakat yang memiliki kesatuan sosial dan politik(menghilangkan permusuhan dan bekerja sesuai kemampuan, kerja sama, tolong-menolong dan shalat jum’at);
2. Pendidikan sosial dan kewarga negaraan (persaudaraan, kesejahtraan dan tolong-menolong);
3. Pendidikan anak (terkait pendidikan tauhid, shalat, sopan santun dalam keluarga dan masyarakat, dan pendidikan kepribadian) untuk umatnya agar menjaga diri dan keluarga dari api neraka, tidak meninggalkan anak dalam keadaan lemah, dan meminta dikaruniai keluarga dan anak yang menyenangkan hati;
4. Pendidikan Hankam dakwah Islam dengan membangun mesjid sebagai tempat Ibadah dan musyawarah, membangun ukhuwah Islamiyah dan membangun hubungan persahabatan dengan yang tidak beragama Islam di madinah.
Tujuan dari Piagam Madinah sebagai penjamin kebebasan beragama, hak dibidang politik dan keagamaan, kewajiban mempertahankan negeri dari serangan luar, dan dibidang sosial meletakkan persamaan antara sesama manusia. Piagam Madinah terdiri atas 47 butir dengan menganut Asas kebebasan beragama, persamaan, kebersamaan, keadilan, perdamaian yang berkeadilan dan musyawarah.
MASA PEMERINTAHAN KHALIFA’ AR-RASYIDIN
Peradaban Islam pada masa al-Khulafa’ ar-Rasyidin. Ada perbidaan pendapat tentang jumlah dan siapa Khalifa’ ar-Rasyidin, perbidaan itu ada tiga yang terdiri dari Abu Bakar1, Umar bin Khathtab2, Ustman bin Affan3, Ali bin Abi Thalib4 dan Umar bin Abd Aziz5. Dengan urutan pendapat (1,2,3,4), (1,2,3), (1,2,5) dan (1,2,3,4,5).
Pada masa kekhalifahan Abu Bakar melakukan ekspedisi ke perbatasan Syiria, memerangi/ membesmi nabi palsu, menghentikan pergolakan dalam negeri dan mengumpulkan ayat-ayat al-Qur’an atas saran Umar bin Khathtab.
Pada masa keKhalifahan Umar bin Khathtab (13-23H/634-644M) berhasil menaklukan kota Damaskus dan Suriah tahun 635 M dan Mesir tahun 641 M. selain itu juga Pelistina, Persia dan Irak. Dan kebijakan Umar dengan didirikannya dewan-dewan pekerjaan umum, memdirikan Baitul Mal, menempa mata uang, menciptakan tahun Hijrah, menerapkan prinsip demokrasi dengan menjamin hak yang sama bagi warga negara. Khalifah Umar memerintah 10.5 tahun. Beliau dibunuh oleh Abu Lu’luah(Feroz).
Pada masa kekhalifahan Utsman bin Affan selain perluasan wilayah juga dil;akukannya penulisan kembali al-Qur’an dengan berpedoman kepada mereka yang hapal Qur’an dan ditulis berdasarkan dialek. Sedangkan mamfaat dibukukannya al-Qur’an ialah menyatukan muslimin pada satu Mushaf tulisan, bacaan dan menyusun surat-surat secara teratur. Utsman juga berjasa membangun inprastruktur. Pada akhir pemerintahannya terjadi pemberuntakan yang mengakibatkan terbunuhnya khalifah Utsman dan wafat pada hari Jum’at tanggal 17 Dzulhijah 35 H.
Pada masa kekhalifahan Ali bin Abi Thalib dalam kekacauan dan peperangan pertama yang terjadi antara kaum muslimin. Terutama antara Ali, Muawiyah dan Amr bin ‘Asy. Pada masa
Pada masa Khalifa’ ar-Rasyidin banyak kemajuan yang telah dicapai diantaranya wilayah Islam yang luas dan adanya usaha pembukuan al-Qur’an. Diawali pada masa Abu Bakar dengan ekspansi kekuasaan dan penumpasan Nabi-nabi palsu dan diakhiri pada masa Ali bin Abi Thalib dalam situasi yang kritis politik karena banyaknya pemberuntakan dan pada masa ini mulai muncul faham-faham baru seperti Syi’ah dan Khawarij.
PEMERINTAHAN PADA DINASTI BANI UMAYYAH
Dinasti umayyah terbentuk setelah Hasan(anak Ali) dan Mu’awiyah melakukan perdamaian dan pemerintahan dalam satu kepemimpinan. Dan dimulailah kekuasaan bani Umayyah dengan ekspansi kurang dari setengah abad telah berhasil menaklukan negeri-negeri yang sangat jauh sehingga kekuasaannya sangat luas. Keberhasilan besar ini di dukung oleh beberapa faktor seperti Islam sebagai agama ketuhanan yang juga mementingkan pembentukan masyarakat, kewajiban menyerukan ajaran-ajaran Islam, Byzantium dan Persia mengalami kemunduran, Mesir-Syiria-Irak merupakan daerah yang kaya, dsb.
Pada masa bani Umayyah ada satu Khalifah yang sangat terkenal yaitu Umar bin Abdul Aziz (720-724M) yang dalam masa pemerintahannya yang relatip singkat (2 tahun 5 bulan 5 hari) telah mencapai kemakmuran masyarakat yang menakjubkan.
Runtuhnya bani Umayyah pada masa Khalifah Marwan II bin Muhammad(744-750M) di pengaruhi beberapa faktor :
1. Sistem Khalifah diganti menjadi sistem kerajaan
2. Pemberuntakan yang dilakukan oleh kelompok Syi’ah dan golongan Mawali
3. Pertentangan etnis antara bani Qays dan bani Kalb
4. Sikap hidup mewah diantara para Khalifah
5. Revolusi gerakan bani Abbasiyah
Dari beberapa teori revolusi dapat di simpulkan keruntuhan bani Umayyah karena kaum Mawali di nomer duakan (Diskriminatf) dalam pemerintahan terhadap orang-orang Arab 1(Faksionalisme rasial = pengelompokan kebangsaan). Teori kedua Faksionalisme sektarian(pengelompokan golongan dan paham Agama) yaitu Syi’ah dan bani Umayyah. Faksionalisme kesukuan (pertentangan dua suku besar Arab Mudhariya). Teori ketidak adilan ekonomi dan disparitas rigional(orang arab Syiria mendapat perlakuan istimewa dan yang lainnya tidak)
PEMERINTAHAN BANI ABBASIYAH DAN MASA KEEMASAN
Runtuhnya bani Umayyah memunculkan dinasti bani Abbasiyah dengan khalifah pertama Abu Abbas as-Saffah. Wilayah kekuasaan bani Abbasiyah meliputi bekas kekuasaan bani Umayyah dan diperluas sampai kewilayah Armenia, daerah Turki dan daerah sekitar laut Kospra. Pemerintahan bani Abbasiyah dipusatkan ke Iraq, dan pemegang kekuasaan lebih merata, tidak hanya bangsa Arab tetapi juga kaum Mawali juga ikut serta dalam pemerintahan serta bentuk pemerintahannya bersifat Demokratis. Masa pemerintahan bani Abbasiyah berlangsung dari 132-656H/750-1258M.
Pola pemerintahan bani Abbasiyah dibagi 5 periode, yaitu :
1. Periode pertama (132-232H), disebut periode Arab dan Persia pertama
2. Periode kedua (232-334H), disebut periode pengaruh Turki pertama
3. Periode ketiga (334-447H), disebut perioda pengaruh Persia kedua
4. Periode keempat (447-590H), disebut Masa pengaruh Turki kedua
5. Periode kelima (590-656H), masa kekhalifahan bebas dari pengaruh dinasti lain, tetapi hanya efektif di sekitarkota Baghdad (terjadi ekspansi dari Tar-tar dan Bani Utsmani secara besar-besaran).
Dasar pemerintahan bani Abbasiyah dibangun oleh Abul Abbas dan Abu Ja’far. Dan semenjak Abu Ja’far pengertian khalifah berubah dengan “Innama ani sulthan Allah fi ardhihi(sesungguhnya saya adalah kekuasaan Allah di bumi)”. Dan masa keemasan pada dinasti Abbasiyah berada pada tujuh khalifah berikutnya yaitu al-Mahdi(775-785M), al-Hadi(775-786M), Harun ar-Rasyid(786-809M), al-Ma’mun (813-833M), al-Mu’tashim(833-842M), al-Watsiq (842-847M) dan al-Mutawakkil (847-861M). puncak keemasan dicapai kerena beberapa faktor di antaranya :
1. Islam makin meluas;
2. Orang-oramg di luar Islam dipakai untuk menduduki institusi pemerintahan;
3. Dibentuknya tim penerjamah bahasa Yunani ke bahasa Arab;
4. Sebagian penerjamah memberikan pendapatnya;
5. Rakyat bebas berp[ikir dan mendapatkan hak asasi dalam segala bidang;
6. Ilmu pengetahuan berkembang;
7. Dibentuknya jabatan Wazir;
8. Ketentuan profesional beru terbentuk pada masa pemerintahan Abbasiyah
Para intelektual muslim banyak lahir pada masa dinasti Abbasiyah dan puncak keemasan ilmu pengetahuan terjadi pada masa daulat Abbasiyah IV, tokoh-tokoh ilmu pengetahuan tersebut seperti di bidang ilmu filsafat adalah al-Kindi, al-Farabi, Ibnu Bajah, Ibnu Thufail, Ibnu Shina, al-Ghazali, dan Ibnu Rasyid. Bidang Kedokteran seperti jabir ibn Hayyan, Hunain ibn Ishaq, Tabib ibn Qurra dan ar-Raji, ini juga didukung oleh sekolah-sekolah tinggi kedokteran seperti di Hirrran, Syiria, Baghdad, dan di Yunda Shapus. Bidang matematika tokohnya al-Khawarizmi (penemu angka nol dengan bukunya al-Jabar). Bidang seni ukir sebagai seniman terkenal seperti Badr dan Tariff.
MASA DISINTEGRASI DAN KEMUNCULAN DINASTI DALAM ISLAM
Disintegrasi (perpecahan) terjadi setelah Harun ar-Rasyid turun tahta dan dinasti-dinasti melepaskan diri dari Baghdad pada masa Abbasiyah seperti yang berbengsa Persia :Thahiriyah, Shafariyah; berbangsa Turki : Thuluniyah, Dinasti Seljuk; berbangsa Kurdi : al-Barzukani, Abu Ali; berbangsa Arab : Idrisiyyah, Dalafiyah; dan yang mengaku khalifah seperti Umawiyah di Spanyol dan Fathimiyah di Mesir.
Pada masa perebutan kekuasaan sekalipun khalifah sudah tidak berdaya, namun tidak ada usaha untuk merebut jabatan kekhalifahan dari tangan Bani Abbas, hal ini karena khalifah sudah dianggap sebagai jabatan keagamaan yang sakral dan tidak bisa diganggu gugat. Pada masa perebutan ini dinasti Saljuk dianggap sukses dalam mambangun masyarakatnya, dibawah pemerintahan Malik Syah(1072-1092M), diantara jasa jasa dinasti Saljuk antara lain :
1. Memperluas mesjid al-Haram dan mesjid Nabawi
2. Pembangunan rumah sakit di Naisabur;
3. Pembanmgunan gedung tempat peneropongan bintang;
4. Pembangunan sarana pendidikan.
Sebab-sebab kemunduran Bani Abbas kerena faktor-faktor persaingan antar bangsa, kemerosotan ekonomi, konflik keagamaan dan ancaman dari luar (perang salib dan serangan tentara Mongol.
MASUKNYA ISLAM KE SPANYOL, MASA KEEMASAN DAN
KONSTRIBUSI DUNIA INTELEKTUAL ISLAM
Agama islam masuk ke Spanyol pada masa Bani Ummayah yang berpusat di Damaskus setelah menguasai Afrika Utara. dalam penaklukan Spanyol ada tiga pahlawan besar yaitu Tharif ibn Malik, Thariq ibn Ziyad dan Musa ibn Nusair. Namun kemenangan ini didukung pula oleh faktor internal dengan suatu kondisi para pemimpin yang kuat, sikap toleransi dan persaudaraan, dan tokoh-tokoh pejuang dan prajuritnya. Faktor eksternalnya adalah negeri Spanyol dalam kondisi sosial dan politik yang kacau, wilayah yang terpecah-pecah dan terbagi ke dalam negeri kecil.
Masa keemasan Islam di Spanyol terjadi pada periode ketiga (912-1013M) diantaranya di bangunnya Universitas Cardova, dan perpustakaan yang memiliki koleksi ratusan ribu buku. Masa keemasan ini tentunya didukung oleh beberaspa faktor :
1. Kondisi masyarakat yang heterogen (dari berbagai bangsa);
2. Heterogenitas agama;
3. Semangat kesatuan budaya Islam;
4. Persaingan Muluk at-Tawaif menimbulkan persaingan negeri-negeri kecil di sekitar Cardova dalam bidang ilmu pengetahuan;
5. Dorongan dari penguasa yang mempelopori kegiatan ilmiyah.
MASA TIGA KERAJAAN BESAR ISLAM
A. Kerajaan Utsmani (1299-1924M
Sultan Urkhan (1326-1359M). Usaha-usaha yang dilakukan di dalam negeri seperti mengatur peraturan pemerintahan, mendirikan pabrik mata uang, dan membangun pasukan tentara yang teratur bernama Yanijring. Dan usaha luar negeri adalah menaklukan byzantium. Sultan-sultan lainnya seperti Sultan Murad I (1359-1389M), Sultan Bayazid I (1389-1403M), Sultan Muhammad I (1403-1421M), Sultan Murad II (1421-1451M), Sultan Muhammad II (1451-1484M), Sultan Salim I (1520-1566M)
B. Kerajaan Safawi di Persia
Kerajaan Safawi berasal dari gerakan Tarekat dengan aliran Syi’ah, setelah sempat jatuh, pada 1501M pasukan Qizilbash(pasukan baret merah) yang dipersiapkan Ismail selama 5 tahun akhirnya berhasil mengalahkan ak-Koyunlu dan menaklukan Tibriz(pusat kekuasaan ak-Koyunlu). Dan Ismail menobatkan diri sebagai raj pertama.
Penguasa Safawi kelima, Abbas I (1588-1628M) setelah sebelumnya kerajaan mengalami kelumpuhan, Raj Abbas memulihkan dengan kebijakan membentuk pasukan baru, mengadakan perjanjian damai dengan Turki Utsmani.
Kemajuan yang dicapai kerajaan Safawi di bidang ekonomi di bidang perdagangan dan pertanian. Dibidang ilmu pemgetahuan bermunculan ilmuan-ilmuan seperti Baha al-Din asy-Syaerozi, Muhammad al-Baqir al Din ibn Muhammad Damad. Bidang seni ditandai dengan berdirinya bangunan-bangunan megah trutama istana Chihilsutun.
C. Kerajaan Mughal di India
Pendirinya adalah Zahiruddin Babur. Usaha yang dilakukan ialah penaklukan kota Samarkand, Kabul (ibu kota Afganistan) dan penyerangan ke India. Raja-raja setelah Mughal seperti Humayun, Akbar, Jehanger, Syah Jehan dan Aurangzeb. Kemajuan yang telah di capai di bidang perekonomian ditandai dengan kemajuan sektor pertanian dan perindustrian; di bidang Arsitektur dan seni dengan dibangunnya istana Fatpur Sikri dan Taj Mahal.

SANG WAKTU

waktu adalah sesuatu yang ajaib, dengannya kita bisa sukses. waktu bisa berlalu begitu cepat ataupun lambat, sering keberadaannya tidak kita pedulikan tetapi setelahitu menyesalinya.
Waktu berlalu begitu cepat, laksana rumah yang memiliki dua pintu, ketika masuk di pintu yang satu maka akan keluar dipintu yang lain. dan waktu tidak akan kembali. jika waktu yang dimiliki tidak dikelula nantinya akan jadi penyesalan. karenanya waktu merupakan sesuatu yang sangat berharga.
untuk itu waktu perlu dijaga akan mamfaatnya, isi setiap waktu yang kosong dengan hal yang bermamfaat, jangan pernah disia-siakan dan belajar dari perjalanan hari demi hari.

ARTIKEL PANCASILA

Mata kuliah pancasila berdasar kepada landasan yuridis(UUD 1945 pasal 31 ayat 1 dan 2 bahwa setiap warga negara berhak untuk mendapat pengajaran dan UU nomor 2 1989 tentang sistem pendidikan), tujuan agar mahasiswa memiliki wawasan kenegaraan yang jelas serta moral kebangsaan yang kokoh, hal ini berdasar kepada SK Dirjen Dikti Depdikbut No. 356/Dikti/Kep/1995 bahwa Pendidikan Pancasila termasuk mata kuliah Filsafat Pancasila..
Tingkat pengetahuan pancasila yaitu pengetahuan deskriptif(“bagaimana” terkait sejarah,nilai, kedudukan, dan fungsi pancasila), kausal(“mengapa” sebab akibat, terjadinya pancasila meliputi 4 kausa yaitu : kausa materialis,kausa formalis, kausa effesien, dan kausa finalis), normatif(“ke mana” terkait ukuran, parameter,serta norma-norma), essensial(“apa”hakikat segala sesuatu dikaji dalam bidang ilmu filsafat)
Lingkup pembahasan pancasila tergantung pada objek forma atau sudut pandang misal etika,ekonomi,aksiologi, epistemologi, filsafat, yuridis kenegaraan.
Pengertian pancasila
1. secara etimologis pancasila berasal dari bahasa sansekerta dari india (bahasa kasta brahmana) yaitu panca = lima, syila = batu sandi/dasar, syiila = peraturan tingkah laku yang baik yang panting atau yang senonoh. Jadi pancasyila = berbatu sandi lima/dasar yang memiliki lima unsur. Pancasyiila = lima aturan tingkah laku yang penting. Istilah pancasila diambil dari kitab suci Budha Tri Pitaka.
2. secara historis pada sidang BPUPKI pertama melalui tiga pembicara yaitu Moh. Yamin(peri kebangsaan,peri kemanusiaan, peri ketuhanan, peri kerakyatan, dan kesejahtraan rakyat) , Soepomo, Ir. Soekarno(nasionalisme atau kebangsan indonesia, internasionalisme atau perikemanusiaan, mufakat atau demokrasi, kesejahtraan sosial, ketuhanan yang berkebudayaan) yang telah mengemukakan sila-sila pancasila itu. Pancasila = lima dasar. Pada sidang PPKI pertam (18 Agastus 1945) disahkannya UUD 1945 dan Pembukan UUD 1945 yang memuat rumusan lima prinsif dasar negara”pancasila”.
3. secara termonologis pada sidang PPKI pertama berhasil mengesahkan UUD negara yang dikenal dengan UUD1945 yang tardiri atas pembukaan dan pasal-pasalnya(37 pasal + 1 aturan peralihan atas 4 pasal + 1 aturan tambahan atsa 2 ayat). Pada pembukaan UUD 1945 tercantum rumusan pancasila. Hal ini diperkuat dengan ketetapan NO.XX/MPRS/1966 dan Inpres No. 12 Tanggal 13 April 1968 bahwa pengucapan, penulisan, dan rumusan Pancasila Dasar Negara Republik Indonesia yang sah dan benar adalah sebagai tercantum dalam pembukaan UUD 1945.

PANCASILA berasal dari kata “panca” artinya lima, dan “syila” artinya dasar. Jadi pancasila berarti dasar yang memiliki lima unsur.
Syarat-syarat ilmiah pancasila sebagai filsafat adalah :
1. Berobjek : Forma adalah sudut pandang pembahasan, Material adalah segala aspek kebudayaan baik itu bukti sejarah, lembaran negara, nilai-nilai yang ada di masyarakat.
2. Bermetode yaitu adanya cara atau sistem pendekatan untuk mendapatkan suatu kebenaran.
3. Bersistem yaitu struktor yang utuh pada bagian-bagian yang berhubungan.
4. Bersifat Universal yaitu kebenarannya tidak terbatas oleh waktu, ruang, situasi, kondisi, keadaan.
PERJUANGAN BANGSA INDONESIA
Zaman kutai(raja Mulawarman), zaman srieijaya(raja wangsa Syailendra), kerajaan majapahit (raja Hayam Wuruk dengan Mahapatih Gajah Mada) wilayah kekuasaannya semenanjung malayu(Malaysia) sampai Irian barat melalui kalimantan utara. Empu prapanca menulis Negarakertagama memuat istilah “PANCASILA”. Empu Tantular mengarang buku Sutasoma memuat selogan “BHENIKA TUNGGAL IKA lengkapnya bhinika tunggal ika tan hana dharma mangrua. kuatnya tuliransi agama Hindu Budha dan saat itu kerajaan Pasai sebagai bawahan kekuasaan majapahit telah memeluk Islam. Isi sumpah pelapa” saya baru akan berhenti berpuasa makan pelapa, jikalau seluruh nusantara bertakluk dibawah kekuasaan negara, jikalau gurun, seram, tanjung, haru, pahang, dempo, bali, sunda, palembang,dan tuma-sik telah dikalahkan. Zaman penjajahan perlawanan dilakukan Mataram di bawah pemerintahan Sultan Agung(1613-1945) menyebabkan terbunuhnya Gubernur Jendral J.P. Coen tewas pada serangan kedua. Perlawanan dari rakyat Makasar di bawah Hasanudin(1667) perlawanan yang terpancar-pancar dan tidak memiliki koordinasi tersebut banyak mengalami kegagalan dan korban bagi anank-anak bangsa. Perlawanan rakyat lainnya seperti Patimura di Maluku(1819), Imam Bonjol di Minangkabau(1821-1837), Pangeran Diponogoro di jawa tengah(1825-1830), Jlentik, Polim, Teuku di Tiro, Teuku Umar dalam perang Aceh(1860), anak Agung Made dalam perang Lombok(1894-1895), Sisingamangaraja di tanh Batak(1900) tidak adanya kesatuan dan persatuan maka perlawanan kandas dan banyak korban. Kebangkitan Nasional di pelopori oleh Dr. Wahidin Sudirohusodo dengan Budi Utomonya (20 Mei 1908), serikat Islam(1911) dibawah H.O.S. Cokroaminoto, Indische Partij(1913) dipimpin oleh Douwes Dakker, Ciptomangunkusumo, Suwardi suryaningrat(Ki Hajar Dewantoro),Partai Nasional Indonesia(PNI “ 1927) di pelopori oleh Soekarno, Ciptomangunkusumo, Sartono. Sumpah Pemuda (28 Oktobar 1928) isinya “Satu Bahasa, satu Bangsa,dan satu tanah air Indonesia. Dan banyak lagi lainya.
Zaman penjajahan Jepang, Jepang masuk ke indonesia dengan propaganda “Jepang pemimpin Asia, Jepang saudara tua bangsa Indonesia”. Namun, pada perang melawan sekutu barat nampaknya jepang semakin terdesak untuk mendapatkan simpati bangsa Indonesia jepang menjanjikan kemerdekaan tanpa syarat dengan perwujudannya di bentuknya BPUPIK tau Dokuritu Zyumbi Tioosakai.
BPUPKI ( 28 – 1 MEI 1945 ) beranggotakan 60 orang dengan ketua Dr. K.R.T. Radjiman Wediodiningrat.
Sidang pertama bertempat digedung Cuo Sangi In. Mengemukakan usulan dasar-dasar negara. Dengan pengisi/penyampai usulan sebagai berikut :
a) Mr. Moh. Yamin pada 29 Mei 1945
b) Prof. Soepomo pada 31 Mei 1945
c) Ir. Soekarno pada 1 Juni 1945
Sidang kedua ( 10 -16 juli 1945 ) menyusun rancangan pernyataan Indonesia merdeka, pembukaan UUD 1945, dan batang tubuh UUD 1945.
Penitia sembilan yaitu : Ir. Soekarno, Wachid Hasyim, Mr. Moh. Yamin, Mr. Maramis, Drs. Moh. Hatta, Mr.Soebardjo, Kyai Abdul Kahar Moezakir, Abikoesno Tjokrosoejoso, H. Agus Salim.
Piagam jakarta sebagai berikut :
1. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat islam bagi pemeluknya
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
DETIK-DETIK PROKLAMASI di Pagangsaan Timor di Jakarta, jum’at jam 10 pagi Bung Karno dengan didampingi Bung Hatta membacakan naskah proklamasi berikut :
PROKLAMASI
“Kami bangsa indonesia dengan ini menyatakan Kemerdekaan Indonesia. Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakandengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.”
PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia)
Pada 8 Agustus 1945 Ir. Soekarno, Drs. Moh Hatta dan Dr. Radjiman berangkat ke Saigon atas panggilan jendral besar Terauchi, dan pada 9 Agustus 1945 jendral Terauchi memberi 3 cap yaitu :
1 . Soekarno diangkat sebagai ketua PPKI, Moh. Hatta sebagai wakil dan Dr. Radjiman sebagai Anggota.
2. Panitia persiapan boleh bekerja pada tanggal 9 Agustus.
3. Cepat atau tidaknya pekerjaan panitia diserahkan sepenuhnya kepada Panitia.
PPKI yang diketuai oleh Ir. Soekarno dan wakil Moh. Hatta yang berjumlah 21 orang beserta anggota mengadakan sidang pertama pada 18 Agustus 1945 mengesahjkan UUD 1945, memilihan Prisiden dan Wakilnya, menetapkan berdirinya komite Nasional Indonesia Pusat sebagai badan musyawarah darurat.. Sidang kedua pada 19 Agustus 1945 membahas terkait pembagian wilayah menjadi 8 propinsi (Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera, Borneo, Sulawesi, Maluku, Sunda kecil) beserta gubernurnya, terkait Komite Nasional Indonesia tetap, dan menetapkan 12 kememtrian/departemen. Pada 22 Agustus 1945 sidang membahas terkait Komite Nasional, pembentukan partai Nasional Indonesia, dan pembentukan Badan Keamanan Rakyat ( BKR ).

PANCASILA sebagai pandangan hidup bangsa yaitu pancasila itu sendiri tercermin dari kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pancasil sebagai Idiologi bangsa yang diangkat dari nilai-nilai yang telah ada di masyarakat. Negara pancasila yang berketuhanan adalah negara dalam penyelenggaraannya baik yang bersifat material atau spritual tidak lepas atau sesuai dengan nilai-nilai ketuhanan.
KMB di kota Den Haag(27 Desember 1949) berisi
(1) Konstitusi RIS menentukan bentuk negara serikat(federal) yaitu 16 negara bagian(pasal 1 dan 2),
(2) Konstitusi RIS menentukan sifat pemerintahan berdasarkan asas demokrasiliberal dimana menteri-menteri bertanggung jawab atas seluruh kebijakan pemerintah kepada perlemen(pasal 118 ayat 2),
(3) Mukadimah Konstitusi RIS telah menghapuskan sama sekali jiwa dan semangat maupun isi pembukaan UUD 1945, Proklamasi Kemerdekaan sebagai naskah Proklamasi yang terinci. Bentuk RIS tidak lama kerena banyak negara bagian bergabung dengan negar Proklamasi RI yang berpusat di Yogyakarta dan negara bagianpun menjadi 3 yaitu negara bagian RI Proklamasi, Negara Indonesia Timur(NIT), Negara Sumetera Timur(NST). Dan pada 19 Mei 1950 atas persetujuan RIS dengan Negara RI bersatu membentuk negara kesatuan dengan konstitusi sementara(17 Agustus 1950)
Dekrit presiden 5 Juli 1959 disebabkan tidak adanya kesetabilan baidang politik, ekonomi , sosial, maupun hankam yaitu makin berkuasanya modal raksasa, kabinet yang silh berganti, pada sistem liberal pemerintahan tidak stabil dan kabinet jatuh bangun, pemilu 1955 dan konstitusi pembuat UUD tetap RI gagal maka priseden mengeluarkan dekritnya yang isinya Membubarkan konstitusi, Menetapkan berlakunya kembali UUD 1945 dan tidak berlakunya kembali UUDS tahun 1950, Dibentuknya MPRS dan DPAS dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Dekrit merupakan hukum darurat yang dilakukan bilaman negara dalam keadaan darurat, keselamatan bangsa dan negara terancam oleh bahaya.
PANCASILA
Kedudukan dan fungsi pancasila yaitu sebagai dasar negara Republik Indonesia dan sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia. Pandangan hidup yaitu nilai-nilai luhur yang di junjung sebagai kerangka acuan menata kehidupan pribadi dan intraksi bermasyarakat, berbangsa, bernegara dan terhadap alam sekitar. Pandangan hidup bangsa yaitu nilai-nilai luhur yang di junjung untuk mencapai tekat bersama, cita-cita yng ingin di capai.
Pancasila sebagai dasar serta ideologi bangsa dan negara diangkat dari adat istiadat, budaya, dan agama-agama yang telah ada di tengah-tengah bangsa indonesia. Dan telah menjadi falsafat negara. Dan merupakan pandangan hidup bangsa yang telah terintis sejak zaman Sriwijaya, Majapahit, pada sumpah pemuda, yang kemudian diangkat dalam sidang BPUPKI, penitia sembilan serta di sepakati dan di sahkan pada sidang PPKI pertama.
Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia. Pancasila merupakan suatu dasar nilai serta norma untuk mengatur penyelenggaraan negara. Pancasila sebagai dasar negara terinci dalam sumber tertib hukum, cita-cita hukum dasar negara, norma moral dan cita-cita moral yang dimiliki penyelenggara negara, dan sumber semangat UUD 1945.
Pancasila sebagai ideologi terbuka memiliki 3 dimensi, yaitu dimensi Idealistis(yaitu nilai-nilai dasar yang bersifat sistematis, rasional, dan menyeluruh),. Deminsi normatif(yaitu nilai-nilai yang di jabarkan dalam suatu sistem norma). Dimensi realistis(mampu dijabarkan dalam segala aspek kehipan).
Bentuk susunan kesatuan sila-sila pancasila . pancasila sebagai dasar falsafat negara merupakan suatau asas kerokhanian yang sila-silanya saling keterkaitan dan utuh. Sedangkan bentuknya bersifat organis, hierarkis dan berbentuk piramid, dan saling mengisi serta saling mengkualifikasi.
Negara pancasila adalah negara Indonesia yang berbentuk persatuan(suku bangsa, kepulauan, kebudayaan, golongan dan agama).negara kebangsaan(bangsa pada hakikatnya adalah wujud dari kodrat manusia sebagai individu dan makhluk sosial, menurut Hans Kohn bangsa terbentuk dari persamaan bahasa, ras, agama, peradaban, wilayah, negara dan kewarganegaraan. Menurut Ernest Renan negara merupakan suatu jiwa , asa kerokhanian). Negara Integralistik adalah negara yang berasaskan kebersamaan, kekeluargaan, dan riligius untuk keselarasan hubungan individu maupun masyarakat.
Moral yang berketuhanan yang maha Esa menjadi dasar yang memimpin kearah jalan kebenaran, keadilan, kebaikan, kejujuran dan persaudaraan.
Hubungan agama dan negara dari beberapa sudut pandang:
– Paham Theokrasi antara agama dan negara tidak dapat di pisahkan.
– Paham sekulerisme membidakan/memisahkan antara negara dengan agama
– Paham komonisme di pelopori oleh K. Marx menyatakan bahwa manusia adalah merupakan suatu hakikat yang menciptakan dirinya sendiri.dengan menghasilkan sarana –sarana kehidupan sehingga dapat menentukan dalam perubahan sosial, politik, ekonomi, kebudayaan bahkan agama ditekan.
– Paham liberal agama dalam negara sangat ditentukan oleh kebibasan individu
– Paham pancasila, negara adalah berdasar atas ketuhanan yang Maha Esa atas dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
Negara kerakyatan ialah nagara yang meletakkan rakyat sebagai penguasa tertinggi. Negara berkeadilan sosial meliputi 3 hal, yaitu :
1. Keadilan distributif yaitu keadilan membagi oleh negara terhadap rakyatnya.
2. keadilan legal yaitu bertaat oleh warga terhadap negaranya
3. keadilan konutatif yaitu antar sesama warganya, hubungan keadilan antar warga yang satu dengan yang lainnya.
PEMBUKAAN UUD 1945
Dua sapek yang fundamental terkait pembukaan UUD 1945 yaitu :
1. memberikan faktor-faktor mutlak bagi terwujudnya tertib hukum Indonesia.
2. memasukkan diri dalam hukum tertib hukum Indonesia sebagai tertib hukum tertinggi
UUD 1945 adalah sebagai sumber hukum positif Indonesia ynag mana ketetapan,UUD,UU, dan peraturan di buat berdasarkan / harus bersumbar pada UUD 1945. UUD 1945 telah memenuhi syarat tertib hukum Indonesia yang meliputi 4 hal :
1. adanya kesatuan subjek
2. adanya kesatuan asas kerokhanian
3. adanya kesatuan daerah
4. adany kesatuan waktu
Pembukaan UUD 1945 kedudukannya lebih tinggi dari batang tubuh UUD 1945, UUD,UU, ataupun perangkat pemerintahan. Sementara menurut tata hukum suatu peraturan hukum hanya dapat dirubah oleh penguasa/hukum yang lebih tinggi kedudukannya. Jadi Pembukaan UUD 1945 tidak bisa dirubah.
Selain itu Pembukaan UUD 1945 sangat erak kaitannya dengan proklamasi 17 Agustus 1945 yang menjadi kelangsungan hidup negara Republik Indonesia. Pada hakikatnya pembukaan UUD 1945 merupakan pernyataan kemerdekaan yang lebih terinci. Secara Kausal Organis batang tubuh UUD 1945 merupakan perincian atas pokok pikirn yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945.
Makna proklamasi ada 2, yaitu :
1. Pernyataan kemerdekaan bangsa Indonesia
2. tindakan yang harus dilakukan terkait proklamasi untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur baik material ataupun spiritual
Kedudukan dan fungsi pembukaan UUD 1945 sebagai :
– Dasar kerena memuat Pancasila yang merupakan dasar filsafat, asas kerokhanian, dan basis berdirinya Negara Republik Indonesia.
– Asas politik negara.
– Rangka bagi perwujudan, pelaksanaan dan penyelenggaraan negara Indonesia
– Basis berdirinya bentuk, susunan dan sistem pemerintahanserta seluruh peraturan hukum positif negara Indonesia
– Mewujudkan suasana dalam tujuan bersama, seluruh bangsa, dan tumpah darah Indonesia dan untuk mencapai kebahagiaan.
Pembukaan memuat sandi-sandi kehidupan negara, yaitu ;
– hakikat dan sifat negara yang mana negara Republik Indonesia adalah negara yang berkedaulatan rakyat.
– Tujuan negara melindungi seluruh tumpah darah Indonesia dan memajukan kesejahtraan umum mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasar perdamaiaan abadi dan keadilan sosial. “tumpah darah = wilayah.
– Kerakyatan(monodualis) yaitu individu dan makhluk sosial.
– Dasar pemerintahan negar dimana perlengkapan negar bekerja sama dengan asas kekeluargaan dan kebersamaan sebagai wakil dari rakyat/suara rakyat.
Bentuk susunan persatuan merupakan wujud kodrat manusia sebagai individu-makhluk sosial. .
Pokok pikiran pembukaan UUD 1945 :
– pokok pikiran pertama menegaskan negara persatuan
– pokok pikiran ke dua sebagai cita-cita dan tujuan yang ingin di capai.
– Pokok pikiiran ketiga sebagai dasar politik negara yang berkedaulatan rakyat permusyawaratan perwakilan
– Pokok pikiran ke empat sebagai dasar moral negara dimana negara dalam pelaksanaannya berdasar kepada ketuhanan Yang Maha Esa dengan memelihara budi pekerti kemanusiaan yang luhur.
Pembukaan UUD 1945 merupakan sumber semangat bagi UUD 1945, yaitu :
1. Semangat persatuan dimana dalam pelaksanaannya UUD harus sesuai, didasari dan dijiwai nilai-nilai persatuan, tanpa membedakan golongan, primodial, kelompok, suku, ras, agama maupun daerah.
2. semangat keadilan sosial yaitu terciptanya keseimbangan antara hak dan kewajiban.
3. semangat kerakyatan yang besar atas permusyawaratan / perwakilan. Ciri demokrasi pancasila yaitu rakyat sebagai asal mula kekuasaan dan asal mula kadaulatan tertinggi.
4. semangat ketuhanan dan semangat kemanusiaan yang adil dan beradab. Semangat moral riligius dan kemanusiaan ini perlu agar peraturan perundang-undangan tidak menjadi alat bagi penguasa yang otoriter.
Hubungan antara pembukaan UUD 1945 dengan Pancasila mencakup secara formal pencasila sebagai norma dasar positif yang tercantum di dalam pembukaan UUD 1945. Secara material pembukaan UUD 1945 merupakan tertib hukum tertinggi , adapun tertib hukum tertinggi bersumber pada Pancasila.
UUD 1945 mengandung filsafat negara yaitu Pancasila. Isi kandungan dari UUD 1945 sebagai berikut :
Alinea I : Deklarasi kemerdekaan atas seluruh bangsa di dunia yang bersifat universal dengan faham bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa bukan hak individu saja.
Alinea II : Sebagai bukti objek atas penjajahan. Merdeka adalah negara benar banar bebas dan dapat menentukan nasibnya sendiri tanpa kekuasaan dan campur tangan bangsa lain. Berdaulat mendapat pengakuan dari negara yang merdeka. Adil yaitu negara yang mewujudkan keadilan dalam kehidupan bersama. Makmur yaitu pemenuhan kebutuhan manusia baik material maupun spritual, jasmaniah maupun rohaniah.
Alinea III : Pengakuan nilai riligius, nilai moral, dan pernyataan kembali Proklamasi.
Alinea VI : Prinsip pembentukan pemerintahan negara Indonesia yang tertuang dalam 4 hal, yaitu :
1. tentang tujuan negara
2. tentang hal ketentuan diadakannya UUD Negara
3. tentang hal bentuk negara
4. tentang dasar filsafat negara
UNDANG-UNDANG DASAR 1945 Undang-undang dasar meliputi hukum dasar tertulis(UUD) dan hukum dasar tidak tertulis (convensi). UUD menurut sifat dan fungsinya adalah suatu naskah yang memaparkan kerangka dan tugas-tugas pokok dari badan-badan pemerintahan suatu negara dan menentukan pokok-pokok cara kerja badn-badan tersebut. UUD 1945 bersifat singkat dan supel(elastic), jelas, sebagai alat kontrol, serta memuat garis-garis besar instruksi(norma, aturan, dan ketentuan-ketentuan). Kegiatan negara dikelompokan menjadi dua macam yaitu :
1. penyelenggaraan kehidupan negara
2. penyelanggaraan kesejahtraan sosial
Convensi memiliki sifat/ciri sebagai berikut :
– kebiasaan yang terpelihar dalam praktek penyelanggaraan negara
– berjalan sejajar/ tidak bertentangan dengan UUD
– diterima leh seluruh rakyat
– bersifat sebagai pelengkap
Konstitusi berasal dari bahasa inggris ”Constitution” bermakna Undang-Undang Dasar. Namun pada prakteknya mempunyai dua arti :
1. Lebih luas daripada UUD
2. Sama dengan pengertian UUD
Struktur pemerintahan Indonesia. Demokrasi memiliki unsur-unsur yaitu keterlibatan warga negara dalam pembuatan keputusa politik, tingkat kesamaan tertentu di antara warga negara, tingkat kebebasan atau kemerdekaan tertentu yeng diakui dan dipakai oleh warga negara, suatu sistem perwakilan, Suatu sistem pemilihan kekuasaan mayoritas. Hal itu dilakukan secara langsung atau tidak langsung(melalui perwakilan). Dalam demokrasi dikenal supra struktur politik( seperti MPR,DPR,Prisiden,DPA,MA,BPK) dan Infra struktur politik(Partaipolitik,golongan yang tidak berdasarkan pemilu,golongan penekan). Baik supra struktur maupun infra struktur masing-masing saling mempengaruhi serta mempunyai kemampuan untuk saling mengendalikan pihak lain.
Penjabaran demokrasi menurut UUD 1945 dalm sistem ketatanegaraan Indonesia
a) pembagian kekuasaan menjadi 5, yaitu kekuasaan eksekutif(prisiden), legislatif(DPR),yudikatif(MA), Inspektif(BPK), Konsultatif(Dewan Pertimbangan Agung”DPA”)